Keliyengan kurang tidur …

Seharian sakit di rumah, sebenarnya suadh membuatku banyak tidur. Lebih lama dari biasanya. Keliyengan sudah banyak berkurang. Bersin-bersin (dengan suara yang menghebohkan itu) juga sudah mulai berkurang.

Tapi, karena terlalu ‘cukup’ tidur, tadi malam aku malah gak ngantuk-ngantuk. Mencet-mencet channel TV ketemu sama Bourne Supremacy. Ya sudah dilalap habis. Film usai, mataku masih melotot. Seger …

Akhirnya nyalain komputer. Blogwalking sana-sini, gak berasa dah jam 2. Bersiap tidur. Perasaan baru mejem, tiba-tiba terdengar ada yang nangis. Tangisan perempuan.

Dengan sedikit sempoyongan aku bangun dan mengambil kacamata. Jam 4 kurang 10 menit. Ternyata ibu bidadari yang menangis. Gerahamnya sakit banget katanya. Mungkin sakit gigi. CUma giginya memang gak berlubang sih. Jadi gak pasti juga, apakah sakit gigi atau bukan.

Yang pasti akhirnya aku kebangun lagi. Aku buatkan air panas adlam botol dan dikompreskan ke pipinya. Agak kurangan katanya. Cuma jadinya nanggung. Aku gak berani tidur lagi. Takut keblabasan tidur dan bangun keseiangan.

Jadilah aku menunggu ibu bidadari sambil nyalain komputer. Jam setengan enam meluncur ke klinik 24 jam langganan. Pulang dari sana langsung mandi dan ngebut ke stasiun. Hasilnya? Kepalaku terasa keliyengan. Hiks ….

Posted in hari-hari | Tagged , | 3 Comments

Blog Pilihan Dagdigdug

dagdigdug3Ternyata oh ternyata … pada tanggal 16 Juni kemarin, catatan harian gak jelas ini masuk ke dalam blog pilihannya dagdigdug. Dan saya baru tahu hari ini, ketika gak sengaja nge’klik‘ home-nya dagdigdug. Biasanya kalau mau nulis di sini – langsung masuk ke halaman administrator dan tidak mampir dulu ke rumah induk. Hehehehe

Dan ketika aku sedang merasakan kesenangan terpilih sebagai blog pilihan ini, ibu bidadari dengan polosnya bertanya?

“Emang kenapa kalau jadi blog pilihan? Dapet duit gitu?”

Gubrakz !!!

Thx buat dagdigdug yang sudah memberikan rumah dan tempat untuk menuangkan catatan harian ini (walaupun nulisnya gak setiap hari). Hehehehe

Posted in hari-hari | 4 Comments

Sandal jepit hari pertama

Hari ini aku terpilih sebagai Sandal Jepit di lingkunganku. Lingkungan St. Agatha – Puri Nirwana II, Cibinong. Pulang dari tempat ibu Irine, sakit di punggungku semakin menjadi-jadi. Dan kepalaku juga rasanya sedikit keliyengan. Aku tidak tahu, apakah ini karena aku kurang tidur dari kemarin atau gara-gara mumet terpilih jadi keling.

Aku memutuskan untuk istirahat sebentar. Aku melirik jam. Pukul 15:00. Masih punya waktu sejam untuk mempersiapkan ikut misa sore. Tidak menunggu lama, aku terseret dalam tidur yang lelap. Dan baru bangun jam 16:35. Tidak cukup waktu untuk mengejar misa sore yang dimulai jam 17:00.

Begitulah … Hari pertama aku jadi sandal jepit (walaupun belum dilantik), aku malah tidak bisa merayakan Ekaristi.

Posted in agama, hari-hari, katolik | Tagged , , | Leave a comment

Bidadariku berdoa …

Bukan. Bukan berarti selama ini bidadariku tidak berdoa. Tetapi biasanya dia berdoa sendirian dan dalam hati. Atau dia ikut berdoa malam bersama, tetapi hanya ikut berdoa saja. Lalu kami coba dan tawarkan kepada dia untuk ‘ikut’ berdoa pada saat doa malam.

Awalnya, bidadariku menolak dan beralasan tidak bisa. Tapi lama-lama dia setuju untuk ikut ‘berpartisipasi aktif’ dalam doa malam. Kami lalu bersepakat, bahwa yang akan memimpin doa – bergantian. Jadi malam ini yang pimpin doa saya. Lalu besok ibu didadari yang pimpin. Dan lusa, giliran bidadari yang akan pimpin doa.

Pas giliran ibu bidadari berdoa, aku sempat kuatir. Ibu bidadari – seperti biasa – doanya cukup panjang. Aku sedikit kuatir, kalau-kalau bidadariku ‘kehabisan bahan’ untuk doa.

Ternyata .. ketika gilirannya tiba, dia berdoa dengan lancar dan isi doanya sama sekali tidak mengulang doa yang aku ucapkan dan juga yang sudah didoakan oleh ibunya.

Posted in hari-hari | Tagged , | 2 Comments

Orang baru – suasana baru

Hari ini aku dapat boss baru. Setelah sebelumnya sempat ada calon pengganti dan membatalkan bergabung dengan kantorku pada saat-saat terakhir.

Terlalu dini sih kalau menilai orangnya seperti apa. Tapi jika dibandingkan dengan boss yang terdahulu, penggantinya ini lebih terkesan ‘serius’. Kalau bossku yang dulu, enak banget. Ngocol dan seringnya aku tidak merasa bahwa dia adalah bossku. Mungkin terpengaruh juga karena keseringan pulang bareng naik KRL. Hehehehe …

Tetapi yang pasti, aku tidak sendirian lagi. Sehingga tugas-tugas pokok untuk helpdesk dan support tidak keteteran seperti 2 bulan terakhir ini. Orang baru, selalu akan memberikan suasana baru. Semoga saja itu berarti suasana kerja yang lebih baik.

Semoga …

Posted in hari-hari | Tagged | Leave a comment

Menunggu pagi

Hari ini aku tidak masuk kerja. Rupanya faktor ‘U’ benar-benar tidak bisa aku bohongi. Beberapa hari terakhir badanku rasanya nggereges semua. Ketambahan hari Minggu kemarin aku ikut pertemuan pemandu hampir seharian.

Dan ketika bangun tidur pagi tadi, aku keliyengan gak karuan. Sempoyongan ke kamar mandi, aku bener-bener lemes begitu keluar dari kamar mandi. Aku memutuskan tidak masuk kerja hari ini.

Jadi seharian ini aku cuma baring-baring saja. Pagi – pagi tadi sempet jalan kaki sebentar nemenin ibu bidadari ke depan – belanja.  Lalu tidur. Kemudian nonton Bangkok Dangerousnya Nicholas Cage. Nonton OVJ. Dan dilanjutklan dengan ….. menunggu pagi.

Berharap besok badan dah enakan dan bisa diajak nyangkul lagi. Semoga ….

Posted in hari-hari | 1 Comment

Bidadariku panas ….

Pagi ini aku bangun dengan kepala yang keliyengan. Pasti karena kurang tidur semalam. Langsung menghambur ke kamar mandi, karena aku bangun sudah jam 6. Keluar dari kamar mandi, aku mendengar bidadariku memanggil dari kamar.

Mau minum ….

Hmm… Tidak biasanya pagi-pagi gini dia minta minum. Ketika aku memberikan minum kepadanya, kuraba dahinya … panas. dan ketika aku raba badannya, basah oleh keringat.

Pusing? Dia hanya mengangguk perlahan dan merebahkan badannya lagi. Hari ini dia masuk siang.

Semoga cepet sembuh ya nak. Bapak kerja dulu ….

Posted in hari-hari | Tagged , , | 2 Comments

Tidur jam berapa ya aku hari ini?

Selalu begitu … (atau … selalu begini). Jumat malam Sabtu kemarin, aku tidur jam 10. Malam Minggu aku dah molor sebelum jam 12.

Tetapi malam ini, aku merasa belum ngantuk sama sekali malah. Dan naga-naganya, bakalan tidur dini hari seperti sebelumnya. Padahal, seharusnya, aku tidur lebih awal, karena besok adalah hari Senin. Dan itu berarti aku harus pergi kerja.

Gak tau kenapa, akhir-akhir ini ada keanehan. Tidur sore-sore ketika besoknya libur dan tidur sampai lewat dini hari, justru ketika harus bangun pagi.

Hmmm. Tidur jam berapa ya aku hari ini?

update : terakhir aku masih melihat jam dinding di runag tamu menunjukkan jam 04:05. hiks.

Posted in hari-hari | Tagged , , | Leave a comment