Seharian sakit di rumah, sebenarnya suadh membuatku banyak tidur. Lebih lama dari biasanya. Keliyengan sudah banyak berkurang. Bersin-bersin (dengan suara yang menghebohkan itu) juga sudah mulai berkurang.
Tapi, karena terlalu ‘cukup’ tidur, tadi malam aku malah gak ngantuk-ngantuk. Mencet-mencet channel TV ketemu sama Bourne Supremacy. Ya sudah dilalap habis. Film usai, mataku masih melotot. Seger …
Akhirnya nyalain komputer. Blogwalking sana-sini, gak berasa dah jam 2. Bersiap tidur. Perasaan baru mejem, tiba-tiba terdengar ada yang nangis. Tangisan perempuan.
Dengan sedikit sempoyongan aku bangun dan mengambil kacamata. Jam 4 kurang 10 menit. Ternyata ibu bidadari yang menangis. Gerahamnya sakit banget katanya. Mungkin sakit gigi. CUma giginya memang gak berlubang sih. Jadi gak pasti juga, apakah sakit gigi atau bukan.
Yang pasti akhirnya aku kebangun lagi. Aku buatkan air panas adlam botol dan dikompreskan ke pipinya. Agak kurangan katanya. Cuma jadinya nanggung. Aku gak berani tidur lagi. Takut keblabasan tidur dan bangun keseiangan.
Jadilah aku menunggu ibu bidadari sambil nyalain komputer. Jam setengan enam meluncur ke klinik 24 jam langganan. Pulang dari sana langsung mandi dan ngebut ke stasiun. Hasilnya? Kepalaku terasa keliyengan. Hiks ….
