Untuk kesekian kali, aku tidak berhasil menemuinya. Biasanya setiap hari Rabu sore, dia selalu nongol. Tidak langsung menyapa, tetapi sibuk dengan agendanya sendiri. Dan aku hanya bisa diam menunggu, tanpa berani menyapa duluan. Takut mengganggu.
Minggu kemarin, ketika aku pulang cepat karena menengok anak seorang teman yang dirawat di RS, dia ternyata muncul. Dan langsung meninggalkan berlarik-larik pesan, karena aku tidak ditemuinya di tempat biasa. Kekecewaan tergambar jelas di sana. Walaupun sebenarnya - biasanya, kami hanya bertegur sapa. Dan setelah itu masing-masing sibuk menyapa dunia.
Makanya, aku sore ini menunggunya. Penuh harap, seperti biasa. Tidak .. tidak seperti biasa sebenarnya. Aku sangat amat mengharapkan bisa menyapanya. Ada cerita yang ingin kubagi padanya.
Ternyata .. dia tidak ada. Bahkan jejaknyapun tak bisa kulacak. Mungkin memang dia tidak mendapatkan ijin karena harus mempersiapkan ujian.
Ya sudah. Kukantongi kekecewaan malam ini, ketika melangkah pulang. Karena hampir pasti, jagoanku tidak online malam ini. Semoga semua baik-baik saja mas …..
Leave a Reply